Arisan Rutin Jadi Wadah Penguatan Kapasitas Agen BRILink di Samarinda


bdjtimes.com, SAMARINDA – BRI Branch Office Samarinda Gajah Mada bersama Paguyuban Brilinkers Etam Samarinda terus memperkuat kapasitas dan kompetensi Agen BRILink melalui kegiatan arisan rutin bulanan yang dikemas dengan sesi berbagi pengetahuan dan pengalaman. 


Kegiatan tersebut menjadi ruang kolaborasi bagi para agen untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus mempererat hubungan antaranggota.


Saat ini, Paguyuban Brilinkers Etam Samarinda beranggotakan 22 Agen BRILink yang berasal dari berbagai tingkatan, mulai dari agen pemula, jawara, hingga juragan. 


Keanggotaan paguyuban dilakukan melalui mekanisme seleksi berbasis penilaian kinerja atau scoring guna menjaga kualitas anggota serta mendorong peningkatan kapasitas secara berkelanjutan.


Tidak sekadar menjadi agenda silaturahmi, pertemuan rutin tersebut dimanfaatkan sebagai forum diskusi untuk membahas berbagai tantangan yang dihadapi agen dalam menjalankan layanan sehari-hari. 


Melalui pertukaran pengalaman, para agen dapat saling belajar dan menemukan solusi atas berbagai kendala operasional yang ditemui di lapangan.


“Melalui forum ini, para agen dapat saling belajar dan bertukar pengalaman. Agen yang telah berhasil mengembangkan bisnisnya dapat berbagi praktik terbaik kepada agen lainnya sehingga tercipta proses pembelajaran yang berkelanjutan. Harapannya, semakin banyak agen yang mampu naik kelas dari pemula menjadi jawara hingga juragan,” ujar salah satu pengurus Paguyuban Brilinkers Etam Samarinda.


Selain menjadi sarana peningkatan kapasitas, forum tersebut juga berfungsi sebagai media penyebaran informasi terbaru terkait program dan layanan BRI. 


Informasi yang diperoleh dalam pertemuan kemudian diteruskan kepada agen-agen lain di wilayah masing-masing agar seluruh Agen BRILink memiliki pemahaman yang sama mengenai kebijakan dan layanan terbaru.


Untuk memperkaya wawasan anggota, paguyuban juga menghadirkan berbagai mitra strategis BRI sebagai narasumber. 


Pada pertemuan sebelumnya, peserta mendapatkan edukasi dari BPJS Ketenagakerjaan dan BRI Finance. 


Ke depan, paguyuban berencana mengundang narasumber dari sektor asuransi maupun industri lainnya guna memberikan tambahan pengetahuan yang relevan bagi pengembangan usaha para agen.


Branch Office Head BRI Samarinda Gajah Mada, Budhy Triadi, mengapresiasi konsistensi Paguyuban Brilinkers Etam Samarinda dalam membangun ekosistem Agen BRILink yang aktif, solid, dan produktif.


“BRI sangat mendukung kegiatan-kegiatan yang mampu meningkatkan kompetensi dan kapasitas Agen BRILink. Agen BRILink merupakan ujung tombak layanan keuangan BRI yang berperan penting dalam memperluas akses layanan perbankan kepada masyarakat. Melalui forum seperti ini, kami berharap para agen tidak hanya meningkatkan volume bisnisnya, tetapi juga semakin profesional dalam memberikan layanan, memahami kebutuhan nasabah, serta menjadi mitra terpercaya bagi masyarakat,” kata Budhy.


Menurut dia, keberadaan Agen BRILink yang kompeten dan terus berkembang memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan inklusi keuangan di daerah. 


Karena itu, BRI akan terus memberikan pendampingan, edukasi, serta dukungan kepada para agen agar mampu tumbuh bersama dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.


Melalui jaringan Agen BRILink, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan perbankan seperti setor dan tarik tunai, transfer antarbank, pembayaran tagihan listrik, PDAM dan BPJS, pembelian pulsa, pengisian saldo dompet digital, hingga pembukaan rekening BRI. 


Dengan lokasi yang tersebar hingga ke berbagai wilayah serta jam layanan yang fleksibel, Agen BRILink menjadi salah satu ujung tombak perluasan akses layanan keuangan bagi masyarakat.


Sinergi yang terus dibangun antara BRI Samarinda Gajah Mada dan Paguyuban Brilinkers Etam Samarinda diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan Agen BRILink sekaligus memperkuat peran mereka dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan dan inklusi keuangan di Kalimantan Timur. (*)

Lebih baru Lebih lama