bdjtimes.com, KOTABARU — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Kotabaru terus memperkuat hubungan dengan mitra strategis melalui kegiatan silaturahmi yang dilakukan ke PT SD Guthrie International.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya BRI membangun kolaborasi yang berkelanjutan dengan pelaku usaha di daerah.
Kunjungan dipimpin Area Head BRI Martapura Abdul Azis Setiawan didampingi Pemimpin Cabang BRI Kotabaru Irfansyah beserta jajaran. Kedatangan rombongan BRI disambut oleh manajemen PT SD Guthrie International dalam suasana hangat dan penuh keakraban.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas berbagai peluang kerja sama yang dapat dikembangkan ke depan. Diskusi juga menyoroti pentingnya sinergi antara sektor perbankan dan dunia usaha dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Abdul Azis Setiawan mengatakan, hubungan yang baik dengan mitra strategis merupakan salah satu kunci dalam membangun ekosistem bisnis yang sehat dan berkelanjutan.
“BRI senantiasa berupaya memperkuat kolaborasi dengan berbagai pelaku usaha. Melalui silaturahmi ini, kami berharap hubungan yang telah terjalin dapat semakin erat dan membuka peluang kerja sama yang memberikan manfaat bagi kedua belah pihak,” ujarnya.
Selain membahas potensi kerja sama, pertemuan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan kelembagaan yang selama ini telah terbangun antara BRI dan PT SD Guthrie International.
Pemimpin Cabang BRI Kotabaru Irfansyah menambahkan bahwa BRI berkomitmen menghadirkan layanan perbankan yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha, baik melalui layanan transaksi, pembiayaan, maupun solusi keuangan lainnya.
Menurut dia, sinergi antara perbankan dan sektor korporasi memiliki peran penting dalam mendorong aktivitas ekonomi yang produktif dan berdaya saing.
Melalui kegiatan silaturahmi ini, BRI Cabang Kotabaru berharap hubungan kemitraan dengan PT SD Guthrie International dapat terus berkembang sehingga mampu memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan usaha dan pembangunan ekonomi di Kabupaten Kotabaru serta sekitarnya. (*)
