![]() |
| PT Bangun Banua memperkuat komitmennya terhadap keterbukaan informasi publik melalui dialog bersama insan pers yang digelar di Hotel Roditha Banjarmasin, Kamis (6/8/2026). |
bdjtimes.com, BANJARMASIN – PT Bangun Banua memperkuat komitmennya terhadap keterbukaan informasi publik melalui dialog bersama insan pers yang digelar di Hotel Roditha Banjarmasin, Kamis (6/8/2026). Kegiatan ini menjadi wadah bagi perusahaan daerah tersebut untuk memaparkan arah pengembangan bisnis sekaligus mempererat sinergi dengan media.
Dialog yang diikuti perwakilan wartawan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) itu dimanfaatkan manajemen untuk menyampaikan perkembangan perusahaan serta menjawab berbagai isu yang berkembang di tengah masyarakat.
Direktur Utama PT Bangun Banua, H. Afrizaldi, S.I.Kom, mengatakan media memiliki peran strategis dalam membangun komunikasi yang efektif antara perusahaan dan masyarakat. Karena itu, pihaknya ingin menjalin hubungan yang lebih erat dengan insan pers melalui forum yang terbuka dan konstruktif.
“Media bukan hanya menjadi penyampai informasi, tetapi juga mitra yang memberikan edukasi kepada masyarakat sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap kinerja perusahaan daerah,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, PT Bangun Banua juga memaparkan sejumlah sektor usaha yang menjadi fokus pengembangan perusahaan. Sebagai badan usaha milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Bangun Banua menjalankan berbagai bidang usaha, mulai dari perdagangan, energi, logistik, jasa, pengelolaan aset, investasi, hingga pengembangan usaha melalui anak perusahaan.
Menurut Afrizaldi, pengembangan sektor-sektor tersebut ditujukan untuk meningkatkan daya saing perusahaan sekaligus memperbesar kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Ia menambahkan, perusahaan terus melakukan pembenahan tata kelola agar mampu menjadi BUMD yang sehat, profesional, serta mampu beradaptasi dengan dinamika dunia usaha.
“Kami berharap dialog seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkala sehingga komunikasi dengan masyarakat melalui media semakin terbuka dan produktif,” katanya.
Sementara itu, Ketua JMSI Kalimantan Selatan, Anshari Yannoor, mengapresiasi langkah PT Bangun Banua yang membuka ruang diskusi bersama insan pers. Menurutnya, keterbukaan informasi menjadi salah satu faktor penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.
Ia menilai forum tersebut memberikan kesempatan kepada wartawan untuk memperoleh informasi secara menyeluruh sekaligus menyampaikan berbagai masukan yang dapat menjadi bahan evaluasi bagi manajemen.
Dialog yang turut dihadiri jajaran direksi dan dewan pengawas PT Bangun Banua itu diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antara BUMD dan media dalam mendukung pembangunan ekonomi Kalimantan Selatan melalui penyampaian informasi yang transparan dan akurat.
